Motivasi


Huufff…. Uda lama akuw gak ngisi ni Blog,,, abisnya lama gag ngenet sii… Ok, langsung ajja yya, aku kmaren barusan dapet pertanyaan Soal Kebumian aneh (materinya ttg astronomi) dari seorang dosen Geologi (Klo boleh jujur, soalnya aneh & aku bingung bgt niii…). Soalnya kayak gini :

sebutkanlah 2 tempat di bumi dimana jika kita berjalan 10km ke selatan, lalu 10km ke barat, lalu 10km ke utara kita akan kembali ke tempat semula….

soal aslinya kayak gini :

ada seorang pemburu yang berkemah di suatu tempat. dia melihat seekor beruang dan dia pergi mengikuti beruang tersebut, setelah berjalan 10 km ke selatan, dia kehilangan jejak beruang tersebut, sehingga ia mencarinya ke barat sejauh 10 km, maksudny berjalan ke barat itu berjalan sejajar dengan ekuator(lingkaran kecil). karena tidak menemukan apa2, dia bergerak ke utara 10 km… dan dia sampai di kemahnya. apa warna beruang tersebut? & sebutkan 2 tempat kemungkinan orang tersebut berkemah!

 

Jawabannya :

 

barusan aku uda dpt jawabannya siii,,,, Beruangnya warnanya putih, n 2 tempat yg dimaksud tuh kutub utara n slatan… Alasannya jawabannya kutub utara coz jarak ke barat/timur ga masalah, dari tepat kutub utara segala arah adalah selatan dan jika kita menuju ke utara dari arah mana saja, akan menuju k kutub…TS… Tapi yang aku bingung, tuh bapak dosen bilang yang kutub selatan itu letak detailnya ada di daerah lintang 89drajat 53menit 44,955438detik LS

10 km d sblh utara tempat di bumi, yg lingkaran kecilnya 10 km, n beliau masih maen kucing2ngan, gak mau ngasi tauk dulu sebelom aku cari tauk sendiri (hikz) 

 

maksudnya appaan tuh lintangnya?? kok bisa dapet letak detailnya mpe ke lintang2nya caranya piye too??? Aku ggak mudeng…………………………………………………………………………………………………………

 

Aiooo.. Aiooo… Sappa yang bisa?? Bantuin Aku yyak…

 

 

-650-

Dia kembali dan dateng lagiii!!!! Ya, kali ini dia datang lagi setelah absen 3 bulan. Saat dia kembali datang, aku bahkan tak bisa menghindar dan sembunyi… Aku hanya butuh keseriusan & kemampuanku untuk menghadapinya… Kini, hanya satu yang harus ku lakukan…. Belajar-Belajar-& Belajar… Ya… MID SEMESTER datang lagi… Aku harus & pasti bisa melaluinya dengan senyuman :) … Menjemput kedatangannya dan mengantar kepergiannya dengan senyum kebanggaan, hingga dia pergi dan kembali lagi 3 bulan kemudian :D …   Amin

Bu Nur….. Mbok pembekalan Geo-nya jangan pas ulangan thooo buk… :( hikz

 

-650-

Halo kawand… cukup lama tak kusentuh blog ini (maklum, liburan jadi mudik, hhehe :P )

Aku pengen Tanya sesuatu niii

Tolong dijawab yaaaaa…… Makasii sebelumnya :D

kamu setuju ga dengan kesetaraan co/ce ?
klo setuju apa yg mbuat setara apa jg yg membuat na berbeda?
batasan apa yang bisa membedakan antara wanita-pria?
bagaimana pendapat kamu dengan wanita yang mirip(berperilaku) seperti pria dan pria yang berperilaku seperti wanita?
dalam hatimu, kamu sekarang berada di posisi mana, merasa direndahkan? setara? lebih tinggi?

SILAHKAN JAWAB SALAH SATU ATAU LEBIH BAIK LAGI JAWAB SEMUA…
TERIMA KASIH KAWAN :D

-650-

Waktu? Sebuah kata yang belum Aku temukan jawabannya. Di atas bukit pernah Aku tanyakan tetapi hanya angin yang membisikkan derita. Di tepi lautan pernah ku lontarkan pula kata “waktu” meskipun deru ombak mampu membasahi peluhku. Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu? Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur. Aku tidak tahu. Aku adalah anak manusia yang masih belum menyadari seutuhnya betapa berartinya makna “waktu”, namun aku mengerti bahwa waktu sangat berharga.

Sebenernya “waktu” tuh apa sih?? Selama ini orang menganggap waktusebagai sesuatu yang terpisah dari diri kita sendiri. Kata-kata seperti “Aku kehabisan “waktu” seringkali kita dengar. Pemahaman “waktu” di balik kata-kata itu mengisyaratkan sesosok makhluk yang suatu saat menakutkan, tetapi di kesempatan lain menggembirakan. Yaa gak??

Kemarin sore, pas ada takjilan di masjid. Seperti biasanya, aku ikut Bantu-bantu di masjid. Saat takjilan itulah aku bertemu dengan teman SDku namanya Yonanda. Aku menyapanya dan dia balas menyapaku, dia menghampiriku kemudian duduk di sebelahku. Kami cukup lama bercakap-cakap tentang keseharian kami sekarang, namun pembicaraan tiba-tiba beralih ketika Yonanda melihat pergelangan tanganku. Kemudian dia berkata, “ Ya ampuun Piik, kebiasaanmu gak berubah yaa!! Suka banget sih pake jam tangan? Dari SD kok nggak berubah. Aku hanya tersenyum mendengarnya.

Buat temen2 yang mungkin emang pengen nanyain ini tapi gak sempet “kenapa aku suka bawa jam tangan ke mana-mana?” atau buat Yonanda yang kebetulan secara gak sengaja nemu blogku “yang nggak banget” ini. Sebenernya itu emang udah jadi kebiasaanku dari kecil. Aku suka banget pake jam tangan. Aneh memang,,, tapi itu karena suatu kejadian. Dulu pas aku masih tinggal di Palembang (saat masih kelas 0 besar), ayah pernah janji sama aku kalo aku dapet nilai bagus di rapot, ayah akan ngasih hadiah. Ketika rapotku dibagi, aku senang sekali karena nilaiku memang baik, akhirnya ayah membelikanku jam tangan (itu jam tangan pertama yang aku miliki). Saat itu ayah berpesan “Jam ini melatih kamu disiplin”. Waktu itu aku seneng banget nerima hadiah dari ayah. Aku selalu memakainya kemanapun aku pergi, dan dimanapun aku berada jam itu selalu berguna buatku. Sampai suatu saat, aku pulang ke Jogja dengan orangtuaku & gak bakal balik lagi ke Palembang, saat itu aku lupa memakai jam tangan pemberian ayahku itu, dan setibanya di Jogja aku baru ingat kalau aku tidak membawa jam tangan. Aku menangis saat itu (udah terlanjur suka banget sama jamnya..). Sejak saat itu (kapok), bahkan sampai sekarang, setiap aku mau pergi keluar rumah, barang yang selalu pertama kali kucari adalah Jam tangan… hhehehehe :D

Bagaimana kalian sendiri menghayati “waktu”? Pernahkah kalian beranggapan bahwa “waktu” tak lain adalah pilihan hidup kita sendiri, bahkan hidup kita sendiri sebagai manusia? Waktu adalah kesempatan yang nggak akan datang dua kali. Aku jadi inget, aku pernah nglakuin kesalahan bego’ banget !! aku melakukan tindakan yang seharusnya klo dikerjain besok” kmungkinan besar akan lebih baik hasilnya,, tapi aku malah melakukannya pada hari sebelumnya,, maksain pula.. sering sih nglakukan hal kayak gini,, melakukan hal yang seharusnya bisa jadi bener klo dilakukan di waktu yang bener.. Aku menyesal, bahkan sempat berfikir…“seandainya bisa kembali ke masa lalu..”

Tapi sejenak kemudian aku tersenyum, dan justru bersyukur karena waktu kemarin takbisa kembali. Aku kembali berfikir.. “seandainya masa lalu bisa kembali. mungkin aku gak bakal tau apa arti kata menyesal, mungkin aku gak akan bisa belajar dari kesalahan, mungkin aku gak akan mau kerja keras untuk membentuk masa depan, mungkin aku akan menjadi orang yang gak bisa menghargai waktu dan kehidupan.”

Hidup jadi tidak bermakna…

Ada yang sependapat?? :D

-650-

Masih inget tulisan di blog-ku yang judulnya “Akhirnya Ketemu Juga”??.. Tulisanku yang sekarang, ada hubungannya dengan tulisanku yang judulnya aku sebutkan di atas. Membahas lagi soal buku “The Kite Runner“… Ehm hari ini, Ibuku pergi ke Gramedia. Aku pernah bilang pada ibu kalau aku sedang mengincar buku “The Kite Runner“. Saat ibuku melihat buku itu di Gramedia, beliau langsung membelinya. Sesampainya di rumah, diberikannya buku itu padaku. Aku tersenyum dan mengucapkan terimakasih pada ibuku (Ibu nggak tau kalo aku udah punya bukunya :D ). Pada saat itu ibuku melihat buku yang aku pegang, lalu ibuku berkata, “Lhoo.. Kok sampulnya sama? itu buku apa?”, aku menjawab, “Iya memang sama, kemarin upik juga barusan beli bu…” (Aku mengatakannya sambil tersenyum). Lalu ibuku tertawa… Ya udah, akhirnya aku punya bukunya “The Kite Runner” ada 2 buah, satu lagi aku baca, satunya ibu yang baca… Hayoo siappa yang mau pinjem??

Seperti yang aku bilang kemarin, Buku “The Kite Runner” ini ceritanya bagusssss bgttt… Tragis, tapi bagusss… keren pokoknya !!! Salut buat Khaled Hosseini !! Sekarang buku “The Kite Runner” udah difilm-in oleh Marc Foster. Sayangnya filmnya masih Coming soon…. Dan sekarang beredar dalam bentuk DVD pun masih terbatas… Aku udah buka Websitenya lhoo… Aku sempet liyat cuplikan videonya juga di websitenya, kayaknya baguss bgtt…. Setelah bacca ceritanya, sekarang aku malah pueeengeeeeennn bgt cari DVDnya. Cerita sama filmnya bagus mana yaa??  Di peminjaman ada ngga yya?? Naaah yang ini yang mau aku temukan sekarang.. :D

Yang penasaran bisa buka websitenya di : www.kiterunnermovie.com  :D

 

-650-

Masih banyak yang belum kamu lalui, jangan anggap pencarianmu telah selesai, apalagi menganggap bahwa apa yang kamu temui sekarang adalah kesempurnaan hidupmu. Biarkan aja hidupmu menggelinding seperti bola salju yang akan semakin membesar. Kamu merasakan seperti sekarang ini hanya agar kamu nggak menyesal telah berpikir begitu sempit.

Dan sebuah kepingan kenangan masa lalu kelak akan menjadi keping-keping emas yang berharga. Sangat berharga sampai kamu enggan menceritakannya kepada anak cucumu. “Terlalu berharga..” Alasanmu pada mereka. Padahal kamu terlalu takut jika nanti anak cucumu menyimpulkan bahwa leluhurnya dulu seorang pengecut yang posesif dan picik.

Jangan, jangan sesali warna hidupmu yang nanti pasti akan memudar, dan akan meninggalkan dua warna sejati. Sebuah warna yang sama sekali nggak enak dipandang sebagai keindahan. Tapi begitulah kebenaran, kebenaran sering berada pada nuansa yang membosankan. Kau bahkan akan lebih menyesal jika hidupmu lurus tanpa tantangan. Jalan batu-batu lah yang akan menentukan kualitasmu sebagai manusia. Sepi dan hambar adalah dua rasa yang sama-sama datang dari ketakutan atas kondisi. Dua rasa yang sama-sama menjadi obat yang kadaluwarsa.

Lantas kamu menjejalkan pada dirimu tentang rupa-rupa sakit hati yang pernah kamu alami, seperti ingin membuktikan bahwa hidupmu sudah cukup berwarna. Bahkan terlalu berwarna hingga seluruh hidupmu menjadi pekat, sebab warna yang menghiasi hidupmu sudah bercampur menjadi satu akibat larut oleh air matamu yang terlalu sering keluar.

Tak tahukah kamu? Kamu terlalu cengeng, menganggap kisah-kisah sedih yang kamu alami harus ditangisi, hingga hidupmu tak lagi lembab, bahkan becek oleh air mata yang tak perlu. Sesekali kita memang perlu menangis, tapi bukan tangisan sepertimu yang aku maksud. Tangis itu tangis haru atas perjuangan hidupmu yang telah sampai saat itu. Tangis itu adalah tangis buat sekadar istirahat dan berhenti sejenak, merancang rencana dan menilai langkah-langkah masa lalu untuk kau jadikan bekal bagi hidupmu selanjutnya. Hidup nggak selalu bergerak maju, terkadang kita juga perlu mundur beberapa langkah untuk sebuah loncatan tinggi

Cinta? Kamu masih bisa bicara tentang cinta? Pada situasi seperti ini sangat memalukan bicara tentang cinta. cinta akan datang pada saatnya nanti. Jika masih merasa sebagai bagian dari manusia, tengoklah saudara semanusiamu dulu, adakah yang tengah melambai-lambai dan menengadahkan tangan? Jangan pura-pura tidak tahu, kamu cukup tau untuk mengetahui keadaan mereka, kamu manusia yang diberi Tuhan sebuah kecerdasan yang melebihi saudara-saudara yang lain.

Nyatakan cintamu pada manusia-manusia nggak dengan cara yang cengeng seperti sebelumnya, nyatakan dengan sikap terbaikmu. Bukan dengan bunga, sebaris puisi, atau berlembar-lembar mantra pengasihan. Dengan kecerdasanmu, tentu kau sudah tahu maksudku.

Boleh saja mereka mengatakan bahwa kata adalah senjata, tapi bicara saja nggak akan cukup menolong. Memang, pada awalnya kata-kata cukup menghibur dan membius. Tapi akan sangat membosankan jika kata-kata yang sama terus menerus kau dengar, sama dan tanpa nyawa.

Kau! Menunggu nggak akan menghasilkan apa-apa…!!


-650-